Selamat Datang di Blog Saya.. Lilik Latifah..Mari Berbagi Ilmu dan Informasi

Selasa, 15 Desember 2015

Kimia Karbohidrat

KARBOHIDRAT
1.      PENGERTIAN KARBOHIDRAT
Karbohidrat berasal dari kata karbon dan hidrat (air).
Molekul karbohidrat terdiri atas karbon,hidrogen dan oksigen
Karbohidrat juga dikenal dengan nama Sakarida yang berasal dari kata “saccharum” yang berarti gula.
Karbohidrat merupakan polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton yang mempunyai rumus umum Cn(H2O)n.

2.       PENGGOLONGAN KARBOHIDRAT

Berdasarkan proses hidrolisisnya karbohidrat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut;

A.    Monosakarida
Monosakarida adalah karbohidrat paling sederhana
Molekul monoskarida hanya terdiri atas beberapa atom karbon dan tidak dapat dihidrolisis menjadi karbohidrat yang paling sederhana
Berdasarkan gugus fungsi yang diikatnya, monosakarida dibedakan sebagai berikut;
  1. Aldosa, yaitu monosakarida yang mengandung  gugus aldehida dan hidroksil bebas, contohnya glukosa, galaktosa, manosa, ribosa, dan xilosa.
  2. Ketosa, yaitu monosakarida yang mengandung gugus keton (karbonil) dan gugus hidroksil bebas, contohnya fruktosa, xilulosa, dan eritlulosa.

Sedangkan berdasarkan jumlah atom karbon pembentuknya, monosakarida dibedakan menjadi empat, sebagai berikut;
  1. Triosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas tiga atom karbon, contohnya gliseraldehida dan dihidroksi aseton.
  2. Tetrosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas empat atom karbon, contohnya eritrosa.
  3. Pentosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas lima atom karbon, contohnya D-ribosa dan D-deoksiribosa.
  4. Heksosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas enam atom karbon, contohnya D-glukosa, D-fruktosa, dan D-galaktosa.

Monosakarida di Alam
Jenis monosakarida yang teradapat di alam dan sering digunakan yaitu;
Glukosa, Fruktosa, Galaktosa, dan Pentosa.



Glukosa
      Glukosa dikenal juga dengan nama “dekstrosa” karena mempunyai sifat memutar cahaya terpolarisasi ke kanan.
      Glukosa merupakan aldoheksosa.
      Glukosa mempunyai sifat dapat larut dalam air dan berasa manis.
      Glukosa tidak mudah meleleh dan tidak bersifat higrokopis.
      Glukosa terdapat dalam gula merah, buah anggur, madu, serum darah binatang, dan air seni penderita diabetes militus.
      Glukosa banyak digunakan dalam pembuatan permen, biskuit, dan roti.

Fruktosa
      Fruktosa dikenal dengan nama levulosa karena merupakan suatu ketoheksosa yang bersifat memutar cahaya terpolarisasi ke kiri.
      Fruktosa dalam bentuk campurannya dengan glukosa banyak terdapat didalam gula pasir (sukrosa), sari buah-buahan, dan madu.
      Fruktosa mempunyai rasa yang paling manis dibandingkan semua jenis gula.
      Fruktosa banyak digunakan dalam pembuatan minuman (soft drink) dan sirup.
      Fruktosa dapat dibedakan dari glukosa dengan pereaksi Seliwanoff.

Mengkonsumsi fruktosa dalam jumlah sedikit mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah. Namun, mengkonsumsi dalam jumlah besar dan jangka waktu panjang dapat mengakibatkan obesitas.

Galaktosa
      Galaktosa tidak ditemukan di alam dalam keadaan bebas.
      Galaktosa merupakan monosakarida yang dihasilkan dari proses hidrolisis gula dalam susu (laktosa).
      Galaktosa bersifat memmutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan.
      Galaktosa mempunyai rasa yang kurang manis dan kurang larut dalam air dibandingkan dengan glukosa.
Pentosa
      Pentosa meliputi arabinosa, xilosa, ribosa, dan 2-deoksiribosa.
      Senyawa-senyawa tersebut tidak terdapat di alam dalam keadaan bebas.
      Merupakan senyawa aldopentosa.

Reaksi Monosakarida
Reaksi-reaksi yang terjadi dalam monosakarida meliputi:
 a. mutatrotasi, yaitu perubahan rotasi atau putaran;
 b. oksidasi;
 c. reduksi;
 d. pembentukan ester;
 e. pembentukan glikosida.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar