KARBOHIDRAT
1.
PENGERTIAN KARBOHIDRAT
Karbohidrat berasal dari
kata karbon dan hidrat (air).
Molekul karbohidrat terdiri
atas karbon,hidrogen dan oksigen
Karbohidrat juga dikenal
dengan nama Sakarida yang berasal dari kata “saccharum” yang berarti gula.
Karbohidrat merupakan
polihidroksi aldehid atau polihidroksi keton yang mempunyai rumus umum
Cn(H2O)n.
2.
PENGGOLONGAN
KARBOHIDRAT
Berdasarkan proses hidrolisisnya karbohidrat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut;
Berdasarkan proses hidrolisisnya karbohidrat dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut;
A. Monosakarida
Monosakarida
adalah karbohidrat paling sederhana
Molekul monoskarida hanya
terdiri atas beberapa atom karbon dan tidak dapat dihidrolisis menjadi
karbohidrat yang paling sederhana
Berdasarkan gugus fungsi yang
diikatnya, monosakarida dibedakan sebagai berikut;
- Aldosa, yaitu monosakarida yang mengandung gugus aldehida dan hidroksil bebas,
contohnya glukosa, galaktosa, manosa, ribosa, dan xilosa.
- Ketosa, yaitu monosakarida yang mengandung gugus keton (karbonil)
dan gugus hidroksil bebas, contohnya fruktosa, xilulosa, dan eritlulosa.
Sedangkan berdasarkan jumlah
atom karbon pembentuknya, monosakarida dibedakan menjadi empat, sebagai
berikut;
- Triosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas tiga atom karbon, contohnya
gliseraldehida dan dihidroksi aseton.
- Tetrosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas empat atom karbon,
contohnya eritrosa.
- Pentosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas lima atom karbon,
contohnya D-ribosa dan D-deoksiribosa.
- Heksosa, yaitu monosakarida yang terdiri atas enam atom karbon,
contohnya D-glukosa, D-fruktosa, dan D-galaktosa.
Monosakarida di Alam
Jenis monosakarida yang
teradapat di alam dan sering digunakan yaitu;
Glukosa, Fruktosa, Galaktosa, dan Pentosa.
Glukosa, Fruktosa, Galaktosa, dan Pentosa.
Glukosa
• Glukosa
dikenal juga dengan nama “dekstrosa” karena mempunyai sifat memutar cahaya
terpolarisasi ke kanan.
• Glukosa
merupakan aldoheksosa.
• Glukosa
mempunyai sifat dapat larut dalam air dan berasa manis.
• Glukosa
tidak mudah meleleh dan tidak bersifat higrokopis.
• Glukosa
terdapat dalam gula merah, buah anggur, madu, serum darah binatang, dan air
seni penderita diabetes militus.
• Glukosa
banyak digunakan dalam pembuatan permen, biskuit, dan roti.
Fruktosa
• Fruktosa
dikenal dengan nama levulosa karena merupakan suatu ketoheksosa yang bersifat
memutar cahaya terpolarisasi ke kiri.
• Fruktosa
dalam bentuk campurannya dengan glukosa banyak terdapat didalam gula pasir
(sukrosa), sari buah-buahan, dan madu.
• Fruktosa
mempunyai rasa yang paling manis dibandingkan semua jenis gula.
• Fruktosa
banyak digunakan dalam pembuatan minuman (soft drink) dan sirup.
• Fruktosa
dapat dibedakan dari glukosa dengan pereaksi Seliwanoff.
Mengkonsumsi fruktosa dalam
jumlah sedikit mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah. Namun, mengkonsumsi
dalam jumlah besar dan jangka waktu panjang dapat mengakibatkan obesitas.
Galaktosa
• Galaktosa
tidak ditemukan di alam dalam keadaan bebas.
• Galaktosa
merupakan monosakarida yang dihasilkan dari proses hidrolisis gula dalam susu
(laktosa).
• Galaktosa
bersifat memmutar bidang cahaya terpolarisasi ke kanan.
• Galaktosa
mempunyai rasa yang kurang manis dan kurang larut dalam air dibandingkan dengan
glukosa.
Pentosa
• Pentosa
meliputi arabinosa, xilosa, ribosa, dan 2-deoksiribosa.
• Senyawa-senyawa
tersebut tidak terdapat di alam dalam keadaan bebas.
• Merupakan
senyawa aldopentosa.
Reaksi Monosakarida
Reaksi-reaksi yang terjadi
dalam monosakarida meliputi:
a. mutatrotasi, yaitu perubahan rotasi atau
putaran;
b. oksidasi;
c. reduksi;
d. pembentukan ester;
e.
pembentukan glikosida.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar