By: Lilik Latipah
Sekitar 3 bulan
lagi, Ujian Nasional yang merupakan hajatan tahunan dunia pendidikan akan digelar.
Mendengar kata ujian biasanya sebagian siswa mengasumsikan dengan suasana
stress, tegang, menakutkan terutama pada saat waktu ujian sudah dekat. Oleh
karena itu, supaya asumsi negatif tentang ujian itu bisa hilang, maka jauh hari
sebelumnya, kita perlu mempersiapkan diri dengan sebaik baiknya agar hasil yang
dicapai memuaskan sesuai harapan kita.
Berikut ada beberapa Tips persiapan yang bisa kita laksanakan sebelum hari H nya tiba.
1. Jaga Kesehatan.
Kesehatan merupakan anugerah yang patut disyukuri
setelah Iman dan Islam. Dalam kondisi badan dan pikiran sehat, kita dapat melakukan
apapun yang diinginkan. Termasuk untuk Ujian Nasional ini, jika kita sehat maka
kita dapat menyiapkan berbagai hal untuk menghadapinya. Kesehatan modal utama
untuk dapat melakukan berbagai aktivitas. Oleh karenanya, kita senantiasa
menjaga kesehatan ini, dengan membiasakan pola hidup yang sehat, memakan
makanan yang halal dan bergizi serta istirahat harus seimbang, jauhkan
kebiasaan bergadang supaya daya tahan tubuh kita terjaga dengan baik.
2. Buatlah jadwal belajar yang
teratur dan disiplin.
Supaya waktu yang ada dapat kita pergunakan dengan
sebaik baiknya, maka perlu kiranya kita membuat jadwal belajar sendiri di rumah.
Misalkan setiap hari kita jadwalkan waktu khusus untuk belajar persiapan Ujian
Nasional. Carilah waktu yang tepat dan nyaman untuk belajar. Kita harus komitmen
terhadap diri sendiri wajib mematuhi jadwal tersebut, jangan sampai
melanggarnya. Belajar yang nyicil tapi dilaksanakan secara istiqomah selama
sejam misalkan, akan jauh lebih efektif dibandingkan jika kita belajar nya sesekali
tapi sekaligus 3 jam. Hal ini yang cenderung banyak berhasil dalam mempelajari
mata pelajaran apapun.
3. Fokuskan pikiran kita pada satu hal.
Untuk persiapan menghadapi Ujian Nasional, selain
jadwal belajar yang teratur, pikiran
kita juga perlu difokuskan pada satu hal. Misalkan kita buat jadwal belajar di rumah satu hari satu pelajaran
selama 1 jam. Contohnya hari senin belajar Kimia, Selasa belajar Fisika, Rabu
belajar Matematika, dan sebagainya. Kita pisahkan pelajaran yang harus banyak
latihan soal dengan pelajaran yang hanya bisa di hapal atau cukup di baca,
tanpa harus latihan soal. Nanti kita jadwalkan porsi waktunya disesuaikan
dengan tingkat kesulitan mata pelajaran masing masing. Diharapkan dengan diatur
jadwal dan focus terhadap satu mata pelajaran, kita jadi terlatih dan terbiasa
hidup teratur dan sistematis. Biasanya dengan hidup rapi dan teratur, hasil
yang didapat lebih maksimal.
4. Sibukkanlah hari harimu untuk membaca dan berlatih soal
Ujian
Nasional selalu dilaksanakan tiap tahun, tentu dengan varian soal yang berbeda
pula. Tapi yang pasti, dari tahun ke tahun soal soal Ujian Nasional tingkat
perbedaannya tidak begitu jauh, selalu memiliki kemiripan. Hanya saja terkadang
mengalami pengembangan atau perbedaan kalimatnya tetapi konsepnya masih tetap
sama. Untuk itu kita perlu berlatih sebanyak mungkin soal-soal dari berbagai
sumber, termasuk dari arsip soal Ujian
Nasional tahun sebelumnya. Jika sumber soal sudah diperoleh, maka bacalah,
pelajari, pahami setiap bentuk soal dan biasakan latihan soal setiap hari. Dengan
sering berlatih soal, kita semakin kenal tipe tipe soal, yang akhirnya bentuk
apapun soalnya kita akan mudah mengerjakannya.
5.
Manfaatkan pembelajaran di sekolah
seefektif mungkin
Masih
banyak diantara siswa yang datang ke sekolah hanya hadir saja, asal-asalan
tanpa memiliki semangat yang tinggi. Tanpa tujuan yang jelas, hanya yang
penting hadir. Hal ini tentunya tidak mengoptimalkan potensi yang dimilikinya,
sehingga tidak didapatkan hasil yang optimal dalam belajar di sekolah, padahal
pembelajaran di sekolah menjadi jembatan untuk membantu mempelajari berbagai
pelajaran secara mandiri di rumah.
Makanya, tekadkan dalam hati untuk mengikuti semua pembelajaran di sekolah
dengan sebaik mungkin. Caranya bisa dengan bertanya, berdiskusi, berdialog dan
berlatih soal dengan bimbingan guru. Bila konsepnya telah di pahami ketika
belajar di sekolah, maka akan sangat mudah jika kita nanti belajar mandiri di
rumah. Yang penting, tekad yang kuat, semangat tinggi, pasti ada jalan dan
kemudahan akan datang setelah bersusah payah.
6.
Ciptakan suasana belajar yang
menyenangkan dan bentuklah kelompok belajar
Belajar dengan hati yang lapang dan senang, akan lebih
mudah terserap dibandingkan dengan suasana yang bosan dan tertekan. Usahakan
ketika belajar, hati dan pikiran tenang serta suasana pun harus mendukung untuk
belajar. Kita bisa mendesain ruangan belajar kita senyaman mungkin, baik ketika
di sekolah atau di rumah. Ketika sedang belajar, datang rasa jenuh dan bosan
berhentilah dulu. Jalan jalan sebentar melepas lelah, atau mendengarkan music
instrument yang bikin semangat lagi. Atau kalau di ruangan kelas, rasa jenuh
dan lelah bisa diselingi dengan “Ice Breaking” yang menyenangkan. Pokoknya
ciptakan suasana belajar yang menyenangkan, supaya apa yang dipelajari itu, mudah
untuk diserap dan di pahami.
Selain itu, perlu juga untuk persiapan Ujian Nasional
ini, dibentuk kelompok belajar. Ini sebagai wadah untuk tempat berdiskusi, dan
saling bantu antar siswa dalam memecahkan soal soal latihan. Tentunya dalam
kelompok belajar ini, ada siswa yang memiliki kemampuan lebih bisa dijadikan leader, yang nantinya dapat membantu
teman yang lainnya. Sehingga dengan belajar kelompok semua jadi terlatih
mengerjakan berbagai soal, bahkan akan terjalin kekeluargaan dan keakraban ant ar
anak didik.
7. Mintalah doa restu dari Orang tua dan guru
Doa yang
dipanjatkan orang tua untuk anaknya In syaalloh mustajab. Maka jangan lupa
untuk senantiasa memohon kepada orang tua kita, agar senantiasa didoakan setiap
saat, supaya dimudahkan dalam mencari dan memahami ilmu terutama pada saat akan
menghadapi Ujian Nasional ini. Semoga Alloh SWT mengabulkan segala doa orang
tua kita dalam mendoakan anaknya, sehingga mendapatkan kelancaran dan hasil
yang maksimal dalam Ujian dan terciptanya generasi yang ahli ilmu dan amal.
Selain
mohon doa kepada orang tua, patut kiranya kita juga memohon doa dari guru guru ,
agar senatiasa mendoakan kita, supaya jalan untuk mencari ilmu terbentang luas,
tulus mendidik dan membimbing yang akhirnya
lulus dengan baik dan
menggembirakan.
8. Perbanyaklah berdoa
Dengan
segala kerendahan diri dan hati, kita bersujud memohon kepada-NYa, agar di beri
kelancaran dan kemudahan dalam menghadapi Ujian nanti, sehingga bisa lulus
dengan hasil yang optimal dan memuaskan. Alloh SWT maha tahu seberapa besar
usaha dan kerja keras yang sudah dilakukan hamba-Nya, dan seberapa sungguh
sungguhkah doa yang sudah dipanjatkan kepada-NYa. Alloh melihat semua itu.
Marilah perbanyak doa di setiap desah napas kita. Karena semua keberhasilan
yang kita capai, semuanya kehendak Sang Pencipta. Berdoalah kepada-Ku (Alloh)
Niscaya akan Aku Kabulkan. Itu janji Alloh dalam salah satu ayatNya. Wallahu
‘alam. Semoga Bermanfaat.