Selamat Datang di Blog Saya.. Lilik Latifah..Mari Berbagi Ilmu dan Informasi

Kamis, 04 Februari 2016

MENULARKAN “VIRUS” MEMBACA SEJAK DINI



Oleh: Lilik Latipah
Membaca merupakan jantungnya pendidikan. Tanpa membaca pendidikan akan mati” (Dr.Roger Ferr). Tanpa aktivitas membaca, kegiatan pembelajaran tidak akan berlangsung dengan baik. Mempelajari hal apapun tentunya harus dimulai dengan aktivitas membaca terlebih dahulu. Begitu besar peranan membaca dalam kehidupan ini. Semakin banyak yang kita baca, semakin kita tahu banyak hal. Semakin kita tahu banyak hal, semakin ingin terus membaca, semakin ingin terus membaca semakin kita cinta membaca. Kegemaran membaca merupakan kunci dari Ilmu Pengetahuan.
Namun ironisnya, kegiatan membaca belum menjadi kegemaran utama di kalangan pelajar. Hoby membaca masih terkalahkan jauh oleh kegiatan menonton televisi, main Video Game, atau Playstation. Pemandangan ini tidak sedikit kita temukan di masyarakat pada umumnya. Apabila hal ini dibiarkan akan menjadi permasalahan besar bagi bangsa ini. Mengingat kaum pelajar saat ini akan menjadi generasi estapet kita di masa yang akan datang, yang  diharapkan menjadi generasi unggul yang lebih baik lagi.

MENULARKAN “VIRUS” MEMBACA SEJAK DINI



Oleh: Lilik Latipah

Membaca merupakan jantungnya pendidikan. Tanpa membaca pendidikan akan mati” (Dr.Roger Ferr). Tanpa aktivitas membaca, kegiatan pembelajaran tidak akan berlangsung dengan baik. Mempelajari hal apapun tentunya harus dimulai dengan aktivitas membaca terlebih dahulu. Begitu besar peranan membaca dalam kehidupan ini. Semakin banyak yang kita baca, semakin kita tahu banyak hal. Semakin kita tahu banyak hal, semakin ingin terus membaca, semakin ingin terus membaca semakin kita cinta membaca. Kegemaran membaca merupakan kunci dari Ilmu Pengetahuan.

Namun ironisnya, kegiatan membaca belum menjadi kegemaran utama di kalangan pelajar. Hoby membaca masih terkalahkan jauh oleh kegiatan menonton televisi, main Video Game, atau Playstation. Pemandangan ini tidak jarang kita temukan di masyarakat pada umumnya. Apabila hal ini dibiarkan akan menjadi permasalahan besar bagi bangsa ini. Mengingat kaum pelajar saat ini akan menjadi generasi estapet kita di masa yang akan datang, yang  diharapkan menjadi generasi unggul yang lebih baik lagi.

Oleh karena itu, perlu kiranya kita berusaha menyebarkan “Virus” gemar membaca kepada orang orang di sekeliling kita, terutama anak anak sangat penting. Mengapa anak anak? Karena mengubah seseorang yang sudah dewasa untuk seketika gemar membaca yang tinggi tentunya tidaklah mudah. Kegemaran membaca bangsa ini perlu dibina dan dikembangkan sejak dini. Pada anak anak kitalah kita memiliki harapan besar, agar kegemaran membaca menjadi bagian hidupnya. 

Bagaimana caranya, supaya “Virus” gemar membaca ini tertular pada anak anak kita?
Pertama, Perlunya keteladanan dari orang tua. Anak anak cenderung meniru apa yang dilakukan orangtuanya. Jadi jika ingin anak kita gemar membaca, maka orang tuanya harus memiliki kecintaan membaca terlebih dulu.
Kedua, Sediakan buku-buku di tempat biasa anak bermain. Biasanya,  di rumah  kita sediakan ruangan untuk anak bermain,  disitulah simpan buku- buku yang disukai anak. Dengan dekatnya akses dengan buku ini, membiasakan anak cinta buku yang nantinya gemar membaca.
Ketiga, Biasakan orang tua membacakan buku untuk anak setiap harinya secara rutin. Ceritakanlah dengan bahasa anak. Perlihatkan gambar gambar menarik dari buku itu.  Hal ini akan membangkitkan kecintaan anak terhadap membaca, terlebih jika orang tua bisa menceritakan dengan memerankan tokoh cerita di dalam buku tersebut.
Keempat, Ajaklah anak anak kita sedini mungkin berwisata buku. Misalkan berkunjung ke Taman bacaan , ke Toko Buku, sambil membaca baca buku yang ada di sana.
Itulah sebagian cara untuk mengenalkan buku dan budaya baca kepada anak sejak dini, yang tentunya masih banyak cara lain yang bisa kita lakukan. Anak yang gemar membaca akan lebih kreatif dan mudah memotivasi dirinya untuk mewujudkan cita citanya, karena terpacu dari apa yang ia baca. Wallahua’lam Semoga bermanfaat.