Selamat Datang di Blog Saya.. Lilik Latifah..Mari Berbagi Ilmu dan Informasi

Jumat, 08 Januari 2016

BELAJAR DARI SUPERMARKET “ASIA PLAZA”


By : Lilik Latifah

Jumat kemarin, pulang sekolah saya langsung menuju kota tasikmalaya, tujuannya ke toko gramedia di kawasan supermarket “Asia Plaza”  ingin membeli buku “Guru Arif Rahman” hasil goresan pena Pak Ukim Komarudin, yang setelah saya banyak resensinya begitu sangat inspiratif. Rasa penasaran ingin membaca utuh buku ini, akhirnya sampai juga saya di toko gramedia ini. Tapi setelah saya beberapa kali muter muter di toko, sampai sudah di cari di Gramedia Online yang ada di Toko tersebut, ternyata buku Guru Arif Rahman sudah habis terjual, bahkan stoknya pun sudah tidak ada lagi.

Untuk mengobati kekecewaan hati, akhirnya saya keliling baca baca buku yang lain. Terbersit  di pikiranku,  pasti banyak buku lain yang sama inspiratifnya. Ya memang tidak meleset, saya menemukan buku “Guru Kalbu” karya pak Idris Afandi dan buku “Sukses Mulia” karya Motivator ternama pak Jamil Azzaini. etelah baca baca singkat dari buku sampel yang ada, ternyata kedua buku ini juga begitu inspiratif, akhirnya sesuai Budget yang ada, saya beli 2 buku ini.

Selepas dari toko buku, sambil nunggu sholat ashar, saya duduk di masjid depan kawasan pertokoan ‘Asia Plaza” tersebut. Sejenak saya termenung, melihat megah dan luasnya supermarket Asia Plaza ini, begitu dahsyat perkembangannya, padahal dari sisi usia berdirinya tergolong masih muda jika dibandingkan dengan toserba toserba terdahulunya yang ada di kota tasikmalaya. Banyak perubahan setiap saat di Asia Plaza, hal ini yang menjadi magnet konsumen untuk terus berkunjung ke Supermarket Asia Plaza ini.

Bukan hanya diserbu oleh warga tasikmalaya saja, tapi wilayah tetangga tasikmalaya juga ikut membanjiri Asia Plaza ini. Konsepnya “All In One”. Semua ada di sana, pusat perbelanjaan yang lengkap, hotel, Cinema, Toko Buku, sarana bermain anak. Tempat ibadah, bahkan sekarang ada “Mini Zoo”  ini sangat membantu para konsumen yang jika anaknya ingin ke kebun binatang tapi tidak bisa ke daerah bandung, maka bisa berkunjung ke Mini Zoo ini, walaupun dalam keadaan miniaturnya.

Perubahan setiap saat  dan konsep “All In One” nya Asia Plaza yang membedakan dari Toserba toserba lainnya,  hal ini yang menyebabkan Asia Plaza semakin maju dan berkembang pesat. Begitu juga dengan diri kita, yang berkecimpung di dunia pendidikan. Diantaranya ada dua hal yang menjadikan kita berkembang yaitu 1. Adanya perubahan setiap saat dari diri kita, pastinya kearah yang lebih baik. 2. Berbeda dari yang lainnya. Artinya kita harus berinovasi, kreatif dalam mendesain diri kita agar kita berbeda dengan pada umumnya. Tentunya semuanya diniatkan untuk mencari ridho Alloh SWT, bukan untuk diluar itu.

Saya jadi teringat pesan Guruku tercinta, bu haji neng Ida Nurhalida, dalam isi breafing pada hari pertama masuk kerja di sekolah tempat saya mengabdi. Beliau menekannkan perlunya perubahan, tambahan ilmu, wawasan untuk kita semua, terutama dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang di sana terjadi arus bebas barang ataupun jasa. Tidak terkecuali jasa professional SDM termasuk guru. Dalam MEA tersebut, semua memiliki kesempatan yang sama, apakah kita mau menyerbu Negara Asean dengan barang dan jasa kita atau malah kita yang akan diserbu. Oleh karennya patutlah kita selayaknya meningkatkan kualitas diri kita, supaya kita tidak kalah bersaing dengan SDM lainnya.

Memang untuk pengembangan kualitas diri ini, menurut saya dapat diperoleh melalui 2 hal, pertama melalui wawasan. Wawasan cakrawala kita sejatinya harus terus diperluas, hal ini bisa di peroleh dari membaca buku, atau media social lainnya yang mendukung untuk pengembangan diri kita. Kedua, dari kesempatan. Kesempatan mengikuti kegiatan kegiatan ilmiah lainnya yang bisa menambah pengalaman dan ilmu kita dalam mengembangkan potensi diri.

Namun terkadang kesempatan yang diberikan oleh pemerintah terbatas atau tidak merata, tapi hal itu jangan membuat kita jadi diam tidak berkembang, kita bisa mencari kesempatan itu, mengikuti forum ilmiah yang independen, toh pemerintah sudah menggelontorkan dana melalui sertifikasi itu, berarti sebagiannya bisa kita gunakan untuk mengikuti kegiatan kegiatan ilmiah tersebut. Artinya kita proaktif menjemput kesempatan itu, untuk nantinya kita implementasikan dalam  pengabdian kita di dunia pendidikan.

 Dalam salah satu Hadis Rosulluloh SAW disebutkan “Hari ini harus lebih baik dari  hari  kemarin, jika  hari ini sama seperti  hari kemarin kita adalah golongan orang yang rugi, dan jika hari ini lebih buruk dari hari kemarin kita termasuk golongan yang celaka”. Hadis tersebut memotivasi kita agar kita berada pada jalur pencapaian diri yang terbaik. Meskipun godaan yang menimpa kita begitu besar sehingga terkadang kita berada pada posisi hari ini tidak lebih baik dari hari kemarin.

Kita memohon kepada Alloh SWT, agar senantiasa membimbing kita untuk menjadi pribadi lebih baik lagi, terus bersyukur dengan cara mengasah potensi potensi yang Alloh anugerahkan kepada kita agar senantiasa bersinar dan bercahaya, yang semuanya kita dedikasikan untuk amar ma’ruf nahyi munkar. Semuanya terpulang kepada kita. Kalau meminjam istilah Aa Gym mulai dari diri kita, mulai saat ini, mulai dari hal kecil. Semoga bermanfaat.

3 komentar:

  1. ajib teh. syukron tulisannya.saya; dalam proses perubahan dan inovasi sistem kehidupan.

    BalasHapus
  2. ajib teh. syukron tulisannya.saya; dalam proses perubahan dan inovasi sistem kehidupan.

    BalasHapus
  3. mantapp tulisan nya, sangat menginspirasi

    BalasHapus